Yesus Kristus Yang Muncul Sebagai Superhero Dalam Komik DC

951

Komik kerap mengangkat hal – hal dalam keseharian sebagai cerita di dalamnya agar “dekat” dengan pembaca. Tak terkecuali dengan DC; isu – isu sosial, kritik terselubung, pesan moral, semua dirangkai dalam kesatuan cerita agar pembaca larut di dalamnya dan mungkin mendapatkan sesuatu darinya. Februari lalu, bulan februari 2019 lalu dunia digegerkan oleh aksi nekat DC comics melalui komiknya yang berjudul Second Coming.

Second Coming merupakan bagian dari serial Vertigo Comics, ditulis oleh Mark Russell dan digambar Richard Pace. Komik menceritakan tentang kedatangan kedua Yesus ke dunia. Sebagai trinitas (tiga pribadi namun tetap satu), Yesus memiliki misi di bumi dan harus berbagi kamar dengan seorang superhero bernama Sun-Man.

yesus kristus

Komik ini mendapatkan protes dari berbagai kalangan, bahkan tercatat ada ratusan ribu petisi untuk membatalkan penerbitan komik ini. Seorang produser stasiun televisi CBN  ikut mengkritik komik ini,

“Kedatangan Kedua lebih dekat kepada penghujatan daripada hal yang berhubungan dengan Kitab,” Emily Jones, seorang produser CBN, pada 8 Januari lalu.

Banyak percakapan dan adegan yang dianggap merupakan ejekan maupun sindiran terhadap Yesus, seperti contohnya ketika Yesus terkejut namanya tidak ada di dalam Injil.

Komik yang direncanakan akan terbit bulan maret lalu, akhirnya batal.

Sinopsis Cerita

Berikut adalah sinopsis dari komik Second Coming,

Saksikan kembali Yesus Kristus, ketika Dia diutus pada misi yang paling suci oleh Tuhan untuk mempelajari apa yang diperlukan untuk menjadi Mesias sejati umat manusia dengan menjadi teman sekamar superhero terkuat, Sun-Man. Dia adalah putra terakhir Krispex! Tapi ketika Kristus kembali ke bumi, dia terkejut menemukan apa yang ada di injilnya dan sekarang dia bertujuan untuk meluruskan,” tulis DC Comics.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More