Mengapa X-Men Dan Deadpool Tak Masuk Ke Dalam Avengers ?

18.884

Bagi anda yang pernah menonton film-film superhero seperti Spider-Man, Iron Man, X-Men, Deadpool dan Captain America pasti sering melihat logo Marvel diawal pembuka film. Hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar mengingat superhero tersebut berasal dari Marvel Comics. Namun untuk masih awam mungkin merasa bingung karena tidak seperti Iron Man dan Captain America, X-Men dan Deadpool tidak ikut masuk kedalam Avengers, padahal hampir semua film-film Marvel selalu bermuara kedalam Avengers. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenakan Marvel Studio telah menjual lisensi film karakter-karakter tersebut ke studio lain, yang mana membuat Marvel Studio tidak punya hak atas pembuatan film dari karakter-karakter tersebut.

mengapa X-Men dan deadpool tidak masuk avengers
Bagan hak film untuk karakter Marvel

Di era 90’an karakter-karakter dari DC Comics yang sepenuhnya berada dibawah Warner Bros merajai genre film superhero lewat Batman dan Superman. Sedangkan sang tetangga Marvel mengalami kebangkrutan diakhir 1996. Oleh karena itu, demi menjaga kelangsungan hidup dari karakter-karakter tersebut, Marvel akhirnya menjual lisensi atas karakter mereka kepada studio yang dianggap cukup mampu membawa karakter tersebut ke layar lebar. Marvel menjual lisensi X-Men (Deadpool termasuk bagian dari semesta X-Men) dan Fantastic Four kepada 20th century fox sedangkan lisensi Spider-Man dijual kepada Sony Pictures yang kabarnya harus membayar sekita $7 Juta, Marvel sendiri hanya mendapat sekitar 5% dari keuntungan film-film tersebut, kesepakatan lain adalah apabila dalam jangka 7 tahun studio tidak merilis film untuk karakter tersebut maka lisensinya akan kembali ke Marvel.

Pada tahun 2000 20th century fox merilis live action pertama X-Men diikuti oleh Sony Pictures yang merilis Spider-Man ditahun 2002, kedua film tersebut langsung menjadi hit dengan total pemasukan di Box Office lebih dari $1 milyar, hal tersebut mungkin membuat Marvel sedikit menyesal namun juga sadar bahwa karakter mereka bisa bersaing dengan karakter dari “tetangga sebelah”.

Sadar akan potensi tersebut Marvel kemudian memulai perencanaan untuk karakter-karakter mereka yang masih tersisa, mulailah Kevin Fiege merencanakan Marvel Cinematic Universe yang menjadi cikal bakal Avengers, proyek tersebut mendapat lampu hijau setelah tahun 2005 Marvel mendapat pinjaman sebesar $525 Juta, Marvel kemudian memulai proyek mereka dengan merilis Iron Man (2008) dan The Incredible Hulk (2008). Pada tahun 2009 Walt Disney Co membeli Marvel dengan mahar sekitar $4 Milyar, berada dibawah Walt Disney membuat Marvel semakin mantap menatap masa depan puncaknya adalah ketika Marvel Studio merilis The Avengers pada tahun 2012 yang menghasilkan sekitar $1.5 Milyar.

Lalu kenapa Spider-Man bisa tampil di Captain America : Civil War?

Setelah terhentinya proyek Spider-Man 4 versi Sam Raimi, Sony Pictures kemudian melakukan reboot dan perencanaan Spider-Man Universe yang mana di dalamnya terdapat Sinister Six dan Spin-off Venom, sayangnya performa Box Office sang tulang punggung The Amazing Spider-Man 2 jauh dari harapan, Sony Pictures pun kebingungan apakah akan melanjutkan proyek The Amazing Spider-Man 3 atau kembali melakukan reboot, perlu kerja yang sangat keras untuk melanjutkan The Amazing Spider-Man 3 mengingat respon buruk dari seri sebelumnya, reboot pun sama sulitnya mengingat Spider-Man baru saja di reboot, ditengah kegalauan Sony Pictures akan nasib Spider-Man datanglah tawaran dari Marvel Studio yang menawari Sony Pictures sebuah reboot halus dari Spider-Man.

Kesepakatan tersebut merupakan win-win solution bagi kedua studio, Marvel Studio membutuhkan Spider-Man mengingat dalam komiknya Spider-Man merupakan karakter penting dalam Civil War, sebagai gantinya Sony Pictures mendapat promosi gratis melalui Marvel Cinematic Universe, jika melalui MCU Marvel sukses membuat superhero yang tidak punya nama seperti Ant-Man dan Guardian of The Galaxy mampu berbicara banyak di Box Office sepatutnya hal tersebut pun bekerja untuk salah satu superhero paling populer seperti Spider-Man. Namun Sony Pictures tidak akan mendapat pembagian keuntungan dari kehadiran Spider-Man di Civil War pun sebaliknya Marvel tidak akan mendapat bagian dari film solo Spider-Man mendatang.

Apakah kemudian ada kemungkinan membawa X-Men ke dalam Marvel Cinematic Universe ?sampai saat ini kabar mengenai hal tersebut masih belum ada, 20th century fox sendiri masih keukeh untuk membuat film X-Men mereka sendiri dan menutup pintu negosiasi untuk hal tersebut apalagi Deadpool sedang menjadi prmadona dikalangan penikmat superhero.

Marvel sendiri sempat mengalami masalah ketika mereka membawa Scarlet Witch dan Quicksilver(keduanya adalah anak dari Magneto) ke dalam Avengers : Age Of Ultron meski keduanya ada dalam Komik Avengers, 20th century fox selaku pemilik X-Men tidak menghendaki kesamaan nama dari kedua karakter tersebut, untuk mengakali hal tersebut Marvel dalam Avengers : Age Of Ultron hanya memanggil mereka dengan sebutan nama mereka Wanda dan Pietro Maximoff.

Sumber : techtimes.com, wsj.com, eonline.com

Sumber Gambar :avclub.com, techtimes.com, screengeek.net, movieweb.com

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Comments

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More